Figur
Ayahnya Hanya Berjualan Jagung, Namun Fifi Rohmatin Bisa Berkuliah Kedokteran

2017-01-23 13:52:25 | By Admin | 521 views

Ayahnya Hanya Berjualan Jagung, Namun Fifi Rohmatin Bisa Berkuliah Kedokteran


GenMudaID- Fifi Rohmatin tinggal di kawasan daerah terpencil di Pati di desa Purwokerto kecamatan Tayu terlahir dari keluarga yang serba kekurangan membuatnya tidak pernah berputus asa, ayah dari siswi lulusan dari madrasah Miftahul Huda Tayu 2012 ini adalah seorang penjual jagung ketika musim-musim tertentu seperti musim panen padi dan musim kacang hijau sisa-sisa panen berupa jerami akan ayahnya jul untuk pakan ternak. Melihat kondisi keluarganya Fifi membuat dirinya makin ingin membantu perekonomian keluarganya, di sekolah ia dikenal sebagai anak yang rajin dan ulet serta prestasinya pun masuk lima besar dari kelas X-XII.

Beasiswa dari Kemenag…

Awal menjadi mahasiswa kedokteran bermula dari saat ia mencoba untuk mengikuti PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi) dari Kementerian Agama. Semua biaya pendidikan benar-benar ditanggung oleh KEMENAG mulai dari awal masuk sampai lulus, awalnya Fifi tidak pernah membayangkan jika ia akan masuk sebagai mahasiswa kedokteran. Berbagai program beasiswa untuk menembus kuliah “Gratis” sudah ia ikuti tetapi tidak ada yang lolos hingga akhirnya ada beasiswa PBSB dari kemenag untuk jurusan kedokteran, untuk mengikuti seleksi Fifi sempat kesulitan untuk memperoleh ijin dari kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya keberatan untuk Fifi mengikuti program tersebut dengan alasan biaya.

Di bantu pihak sekolah…

Fifi akhirnya menceritakan masalah ini kepada sekolahnya, lalu kedua orang tua Fifi mendapatkan pengertian dari sekolah dan pada akhirnya orang tuanya mengizinkan Fifi untuk mengikuti tes seleksi PBSB. Nasib baik memang berpihak padanya setelah pengumuman hasil seleksi PBSB akhirnya ia dinyatakan lolos seleksi dan mendapatkan beasiswa kedokteran di Universitas Islam Malang (Unisma). Setelah mendapatkan Golden Ticket Fifi memberitahukan bahwa dirinya lolos menjadi calon mahasiswa kedokteran di UNISMA, namun tanggapan orang tuanya malah menyuruhnya untuk tidak mengambil kesempatan tersebut karena lagi-lagi alasan biaya. Ditambah lagi para tetangganya yang mendengar kabar Fifi diterima ke UNISMA malah makin membuat kedua orang tuanya untuk tetap menyuruh Fifi melepaskan kesempatan itu.

Singkat cerita saat Fifi memberitahu pihak sekolah untuk tidak mengambil kesempatan itu, pihak sekolah akhirnya kembali turun tangan untuk membantu Fifi meraih mimpinya. Sekolah berniat memberikan biaya Fifi untuk biaya perjalanannya ke Malang. Sampai pada akhirnya ia menjalankan perkuliahan di Unisma sebagai mahasiswi kedokteran, tidak sampai di situ saja perjuangan Fifi untuk dapat membahagiakan kedua orang tuanya penuh dengan pengorbanan pada saat perkuliahan hanya Fifi yang tidak punya laptop ia kesulitan untuk dapat mengerjakan tugas bahkan ia rela untuk tidak tidur demi menunggu laptop temannya jika mereka telah selesai.

Fifi mendapatkan jatah biaya perbulan dari Kemenag sebesar Rp.700 ribu dandari sini ia bisa menyisihkan Rp.300ribu setiap bulannya untuk di tabung hingga akhirnya ia bisa membeli laptopnya sendiri. Perjuangan Fifi memang sangat berat untuk menjadi seorang yang sukses, saat ini ia menjadi mahasiswi semester akhir di Unisma jurusan kedokteran ia berniat untuk dapat mengubah perekonomian keluarganya agar jadi lebih baik. Belajar dari kisah Fifi Rohmatin sebagai anak yang ingin sukses dan membanggakan kedua orang tuanya layaknya pantas untuk kita tiru, Fifi membuktikan bahwa biaya bukanlah masalah yang besar untuk pendidikan semua bisa di lewati asal ada niat dan kemauan yang tinggi dan pada akhirnya dia berhasil membuktikan itu. Fifi tidak pernah merepotkan kedua orang tuanya yang hanya berjualan jagung, ia juga berniat untuk menjadi seorang dokter yang hebat ketika lulus nanti dan membanggakan orang tuanya. Semangat Fifi!

 
By Okii Witjaksono

Sebelumnya Selanjutnya

comments powered by Disqus
REKOMENDASI
Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!
Trending

Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!

1 year ago | 520 views

PARTNER
  • BNIMKIFrisian FlagAIESEC UGM