Kabar
Mengenal Orang Terkaya Dunia Selama Sehari, CEO Amazon Jeff Bezos

2017-08-01 10:03:15 | By Admin | 503 views

Mengenal Orang Terkaya Dunia Selama Sehari, CEO Amazon Jeff Bezos


 

GenMudaID- Ternyata ungkapan menjadi orang kaya dalam sehari seperti dalam lirik lagu benar-benar terjadi. Kejadian ini dialami oleh CEO Amazon, Jeff Bezos. Ya siapa yang tidak mengenal Amazon, sebuah perusahan mutinasional yang bergerak di bidang elektronik dengan diversifikasi produk yang sangat beragam. Beberapa judul berita di situs-situs berita internasional seperti Forbes, CNBC, BBC, dan yang lainnya ramai memberitakan Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia yang mampu mengalahkan Bill Gates. Tapi sayangnya Jeff tidak lama menikmati puncak sebagai orang terkaya dunia. Selang sehari setelah diberitakan sebagai orang terkaya dunia, Jeff malah menempati posisi kedua sebagai orang terkaya dunia disusul oleh Bill Gates lagi. Apa yang terjadi? Penurunan nilai saham Amazon yang dipicu oleh fluktuasi di bursa perdagangan saham menjadi penyebab peringkat Jeff kembali lagi ke urutan kedua sebagai orang terkaya di dunia.

Siapa Sebenarnya Jeff Bezos?

Saat ini Jeff memang dikenal sebagai salah satu orang terkaya dunia yang memiliki kekayaan mencakup beberapa bidang. Jeff yang lahir pada 12 Januari 1964 di Albuquerque, AS ini memang sudah mewarisi darah sebagai orang kaya. Kakeknya merupakan Regional Director US Atomic Energy Commission yang juga memiliki usaha di bidang pertanian luas (ranch). Bakat ini jugalah yang dimiliki Bezos dalam bisnis kepemilikan tanah dimana dirinya sampai saat ini tercatat sebagai pemilik tanah terluas di Texas. Selain dikenal memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi, Bezos juga merupakan individu yang sangat pintar di sekolah. Beberapa gelar prestasi pun pernah diraihnya sebagai bukti kepintarannya dalam dunia akademis seperti mendapatkan Knights Award karena nilai bagusnya pada saat berada di bangku kampus serta berhasil mendapatkan gelar Valedictorian, sebuah gelar prestisius yang diberikan kepada seorang lulusan terbaik.

Ketertarikannya pada dunia sains, teknologi, dan eksplorasi luar angkasa membuatnya pernah menjabat sebagai presiden Student for the Exploration and Development of Space di Princeton University. Berkat ketertarikannya pada dunia tersebutlah yang mampu mengantarkan dirinya sukses membangun perusahaan berbasis teknologi seperti sekarang ini. Sebelum memiliki perusahaan seperti sekarang ini Jeff merintis karir awalnya sebagai karyawan di Wallstreet yang mengurusi divisi teknik komputer. Bahkan Jeff sempat memiliki tiga pekerjaan berbeda yang lain yang masih berfokus pada teknologi sebelum akhirnya dirinya memutuskan untuk berhenti bekerja dan memulai membangun perusahaannya sendiri.

 

Mendirikan Perusahaan Multi-Industri

Ide awalnya mendirikan Amazon bermula ketika Jeff melakukan perjalanan lintas darat dari New York ke Seattle yang memakan waktu perjalanan selama 42 jam. Dia mendesain sendiri bisnis model untuk Amazon ketika dia berada di dalam perjalanan ini dan begitu sampainya di Seattle dia mulai menggunakan garasi mobilnya untuk berjualan buku. Menyadari bahwa industri teknologi yang berbasis internet akan segera melambung pada tahun 1994 maka dirinya yang memang dibekali pengetahuan teknologi internet yang mumpuni pun mulai melirik bidang ini untuk memasarkan produknya. Tepatnya pada 5 Juli 1994 lahirlah Cadabra, Inc yang merupakan nama awal bagi perusahannya sebelum berganti nama menjadi Amazon. Inspirasi memberikan nama Amazon ini dipilihnya karena Amazon menggambarkan sesuatu yang eksotis dan berbeda. Seperti halnya Sungai Amazon yang merupakan sungai terbesar di dunia, dia ingin membuat Amazon menjadi perusahaan perdagangan elektronik terbesar di dunia. Benar saja, hal ini terbukti dengan beberapa perluasan perusahaan yang dilakukan Jeff hingga sekarang.

Saat ini Amazon bukan hanya perusahaan yang menjual buku seperti pada masa awal berdirinya. Fokus bisnis Amazon telah berkembang ke berbagai industri mulai dari Blue Origin yang fokus pada eskplorasi ruang angkasa, media seperti The Washington Post, menanamkan saham di Google, Airbnb, Business Insider, Twitter, Uber hingga sampai pada perkapalan melalui Amazon Maritime, Inc. Berkat dari perluasan bisnisnya ini Jeff pun berhasil mengumpulkan kekayaan sebesar US$ 88,7 miliar per-Juli 2017 ini. Sementara posisi pertama tetap dipegang oleh Bill Gates dengan total kekayaan mencapai US$ 90 miliar. Seperti umumnya para bilioner dunia lainnya yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, Jeff pun tidak lupa untuk mendonasikan sebagian penghasilan usahanya untuk kegiatan amal. Kegiatan ini dapat terlihat dari mendirikan yayasan, membantu perobatan orang yang terkena kanker, dan beberapa bantuan amal untuk dunia pendidikan.

Yah walaupun Jeff hanya merasakan gelar sebagai orang terkaya dunia hanya sehari tapi tetap saja dia masih merupakan bilioner yang kekayaannya bisa dibilang tidak akan habis sampai anak cucunya. Melihat kesuksesan Jeff membangun Amazon, apakah Sobat GenMuda tertarik untuk mengikuti jejaknya menjadi orang terkaya dunia?

 


 


 

By Zulkifli

Sebelumnya Selanjutnya

comments powered by Disqus
REKOMENDASI
Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!
Trending

Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!

10 months ago | 300 views

PARTNER
  • BNIMKIFrisian FlagAIESEC UGM