Figur
Dibesarkan di Panti Asuhan, Kini Sukses Menjadi Orang Terkaya di Italia

2017-05-18 10:09:17 | By Admin | 537 views

Dibesarkan di Panti Asuhan, Kini Sukses Menjadi Orang Terkaya di Italia


 

GenMudaID- Tak jarang kesulitan hidup banyak membuat orang menyerah dan pasrah saja dengan apa yang terjadi. Mulai dari himpitan ekonomi dan kesulitan lapangan pekerjaan membuat orang tak berpikir panjang demi menyambung hidup. Kisah pengusaha bingkai kacamata dari Italia ini wajib kamu baca agar kamu tidak dengan mudah begitu saja menyerah dan pasrah akan kesulitan hidup yang kamu hadapi.

Kerja Keras dan Tekun Sejak Kecil

Sejak dilahirkan pada tahun 1935 Leonardo Del Vecchio bukanlah seorang anak yang berasal dari keluarga kaya, bahkan digolongkan keluarga sederhana juga tidak. Leonardo kecil lahir dari seorang ibu miskin di Milan. Malangnya lagi 5 bulan sebelum kelahirannya ayah Leonardo meninggal dunia sehingga membuat Leonardo sudah menjadi yatim sejak kecil. Ibunya pun tidak sanggup membiayai hidup Leonardo sehingga ia dititipkan di panti asuhan oleh sang ibu. Dari kecil hingga sampai umur 7 tahun Leonardo hidup di bawah pengasuhan seorang biarawati di panti asuhan. Barulah pada usia 14 tahun Leonardo mulai bekerja magang di sebuah tempat pembuatan perkakas dan pandai besi di Milan.

Sejak awal bekerja di sini Leonardo sudah menunjukkan ketertarikan terhadap dunia desain industri. Dia mulai bekerja keras untuk mengasah keahlian seninya dengan bekerja dan tekun belajar dari siapapun. Di siang hari dia akan menghabiskan waktunya untuk bekerja sementara di malam hari ia habiskan waktunya untuk mempelajari teknik  desain-desain peralatan industri. Dari mempelajari teknik desain ini Leonardo mulai terus mengasah kemampuannya untuk membuat bingkai kacamata, produk yang kemudian di masa depan mengantarkan Leoanrdo pada kesuksesan. Demi menekuni industri pembuatan bingkai kacamata ini Leonardo rela pindah ke Agordo, kota pusat industri pembuatan bingkai kacamata di Italia.


Berani Ambil Resiko Ekspansi Bisnis

Sejak kepindahannya ke Agordo pada tahun 1961 Leonardo mulai mendirikan perusahaan pembuatan dan penjualan bingkai kacamata yang diberi nama Luxottica. Mungkin dari Sobat GenMuda ada yang pernah menggunakan bingkai kacamata dengan merek tersebut? Dengan kepercayaan diri dan usaha yang tekun Leonardo mulai melakukan perluasan bisnisnya dengan menandatangani kontrak bisnis manufkatur bingkai kacamata. Terbukti dengan penandatangan awal ini bisnis Leonardo terus melambung dan berekspansi hingga ke negara-negara lain. Mulai dari mengakuisisi Scarrone (perusahaan distribusi) hingga membuka anak perusahaan pertama di luar Italia dilakukan dengan membangun perusahaan di Jerman.

 

Tak jarang dalam meluaskan bisnisnya ini Leonardo sering mengalami kebuntuan sehingga ia harus mengambil langkah yang cukup beresiko terhadap bisnisnya. Di tahun 1988 kesepakatan bisnis dengan Armani mengalami kegagalan sehingga lumayan mengoyangkan bisnis Leonardo. Tapi dia tidak berhenti sampai di sini. Berkat kerja kerasnya kegagalan bisnis dengan Armani berhasil dia bayar dengan berlipat-lipat kesuksesan di tahun-tahun mendatang. Contohnya seperti Luxottica berhasil terdaftar di bursa saham New York pada tahun 1990 dan di Milan pada tahun 2000. Bahkan berkat melantainya bisnis Leonardo di bursa saham banyak suntikan dana yang masuk hingga dia mampu terus meluaskan bisnisnya dengan mengakuisisi beberapa brand ternama dunia. Sebut saja Vogue, Ray-Ban, Surfeyes, hingga Oakley berhasil dia akuisisi.

Pelajaran Hidup untuk Dipelajari

Sekarang di usianya yang menginjak 81 tahun Leonardo memiliki total kekayaan mencapai USD 18,7 miliar dan tercatat sebagai orang terkaya di Italia. Lantas apa pelajaran hidup yang dapat kita ambil dari Leonardo? Kerja keras, ketekunan, berani mengambil resiko, dan tetap percaya diri adalah kunci sukses Leonardo. Melihat pengantar pada tulisan ini harusnya kamu tidak gampang berpasrah diri menyerah begitu saja terhadap kesulitan hidup. Selalu ada jalan dari semua masalah yang kita hadapi. Jika kamu terus mempelajari dan mempraktekan kunci sukses Leonardo bukan tidak mungkin kamu akan jadi Leonardo masa depan dari Indonesia, kan?

 


By Zulkifli

Sebelumnya Selanjutnya

comments powered by Disqus
REKOMENDASI
Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!
Trending

Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!

1 year ago | 372 views

PARTNER
  • BNIMKIFrisian FlagAIESEC UGM