Figur
NurRohim, Pendiri Sekolah Master untuk Anak Jalanan

2017-02-22 10:53:08 | By Admin | 802 views

NurRohim, Pendiri Sekolah Master untuk Anak Jalanan

GenMudaID- Ada yang berperan penting dengan di dirikannya Sekolah Master yang hampir semua muridnya berlatar belakang kurang mampu, beliau adalah NurRohim merintis Sekolah Master sejak tahun 2000. Pria kelahiran Tegal Jawa Tengah 3 Juli 1971 ini memiliki warung makan dan toko kelontong yang lokasinya berada di belakang Masjid Al-Muttaqien di kompleks terminal Depok. Biasanya tempat inilah yang menjadi pangkalan para supir angkot, pengamen untuk membeli makan atau duduk-duduk melepas lelah. Mulanya Pak Rohim merasa prihatin dengan banyaknya anak-anak yang harus bekerja dan tidak memikirkan pendidikan mereka.

Padahal banyak anak-anak juga yang ingin sekali untuk mempunyai ilmu yang setara dengan anak-anak lainnya, tapi harus bagaimana? Untuk mandi saja mereka harus membayar Rp.2000 padahal untuk mencari seribu rupiah pun mereka susah. Dari sinilah Pak Rohim berinisiatif untuk membuka sebuah tempat agar anak-anak tersebut “terurus” awalnya ia membuat kamar mandi untuk anak-anak jalanan dan tidak dipungut biaya apapun. Bukan itu saja untuk urusan perut Pak Rohim juga membebaskan anak-anak jalanan mengambil makanan di warung makanannya, urusan bayar Pak rohim membebaskan mereka untuk membayar makanan yang mereka ambil.

Pendekatan cinta dan kasih lah Pak Rohim terus mendampingi anak jalanan khususnya di Depok Jawa Barat, bahkan saat ada salah satu anak jalanan tersebut ada yang tertangkap polisi karena mencopet Pak Rohim dengan sabar memberi pendampingan untuk anak tersebut ia bertindak sebagai orang tua yang siap membantu anaknya, namun ia tetap mengarahkan kepada anak tersebut untuk tidak melakukan perbuatannya lagi. Dari sinilah Pak Rohim mulai berfikir untuk membuat sebuah komunitas anak jalanan agar ada kegiatan yang positif yang bisa mereka lakukan.

Seiring berjalannya waktu aktifitas yang mereka jalankan, mulai dari membuat paguyuban atau kegiatan sosial yang di lakukan di masjid di area tersebut maka warga sekitar akhirnya menamai komunitas mereka dengan sebutan Master atau Masjid Terminal karena lokasi yang mereka tempati memang berada di tengah-tengah Masjid dan Terminal. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di emperan Masjid itu awalnya hanya di hari Sabtu atau Minggu  di siang hari. Namun kemudian bertambah di hari Jumat, dalam hal belajar mengajar Pak Rohim tidak hanya sendiri ia juga di bantu oleh beberapa relawan untuk membantunya mengajarkan ilmu-ilmu yang juga di ajarkan di sekolah kepada para anak-anak jalanan tersebut.


Dengan kegiatan positif seperti ini banyak masyarakat yang melihat kegigihan Pak Rohim dalam membantu anak-anak tersebut, Pak Rohim mendapatkan biaya untuk itu awalnya dari pemasukan yang beliau dapatkan dari warung makan yang ia miliki dan seiring berjalannya waktu ia akhirnya banyak mendapat dana bantuan dari perusahaan-perusahaan yang juga focus terhadap pendidikan anak-anak Indonesia. Sedikit demi sedikit akhirnya kegiatan tersebut bisa di realisasikan dengan adanya lahan untuk membangun sebuah sekolah, majunya kegiatan yang ia buat ini membuat siswa-siswi yang awalnya hanya 100 orang sekarang menjadi 2000 anak jalanan yang bersekolah di Sekolah Master ini.

Sobat GenMuda bagaimana menurut kamu? Pak Rohim adalah salah satu orang yang sangat memperhatikan kemajuan pendidikan generasi muda Indonesia, beliau tidak ingin banyak anak muda yang terjerumus dengan dunia negatif seperti itu berlarut-larut mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dari orang-orang yang peduli terhadap mereka. Peduli terhadap sesama membuat kita lebih membuka mata ada banyak generasi muda yang harus di tolong dalam dunia pendidikan agar mereka bisa menjadi generasi yang lebih baik.

By Okii Witjaksono

Sebelumnya Selanjutnya

comments powered by Disqus
REKOMENDASI
Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!
Trending

Mobil Pakai Joystick? Bukan Lagi hanya di Games!

3 years ago | 520 views

PARTNER
  • BNIMKIFrisian FlagAIESEC UGM